Anies Bakal Dibantu 11 Jenderal Menangi Pilpres, dari Mantan Danjen Kopasssus hingga Eks Wakapolri
FAJAR.CO.ID, JAKARTA Amunisi bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan jelang Pilpres kiat perkasa seiring datangnya dukungan dari para purnawirawan jenderal TNI-Polri kepadanya.
Tak tanggung-tanggung, 11 Jenderal Purnawirawan TNI Polri yang tergabung dalam Forum Komunikasi Purnawirawan TNI/Polri untuk Perubahan dan Persatuan (FKP3) menyatakan komitmen siap memenangkan Anies Baswedan melalui pertemuan di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat (6/10/2023).
11 Jenderal Purnawirawan TNI/Polri tersebut diantaranya Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi, eks Wakil Panglima TNI, Letjen TNI (Purn) Sutiyoso, eks Pangdam Jaya, Laksdya TNI (Purn) Deddy Muhibah Pribadi, eks Dan Sesko TNI, Mayjen TNI (Purn) Jul Effendi, eks Inspektur Jenderal TNI AD, Mayjen TNI (Purn) Syaiful Rizal, eks Danjen Kopasssus, Mayjen TNI (Purn) Sunarko, eks Danjen Kopassus, Mayjen TNI (Purn) Gadang, eks Aslog KSAD, Marsda TNI (Purn) Iman Sudrajat, eks Gubernur AAU, Marsdya Muhammad Syaugi, eks Kabasarnas, Komjen Pol (Purn) Oegroseno, eks Wakapolri dan Irjen Pol (Purn) Anas Yusuf, eks Gubernur Akpol.
"Saya dan Gus Imin menyampaikan rasa hormat dan Terima kasih atas dukungan, atas kerja yang luar biasa yang dilakukan oleh para purnawirawan-purnawirawan ini untuk mendorong perubahan," papar Anies dalam konferensi pers.
Anies mengatakan, para purnawirawan jenderal ini sepakat menginginkan pemimpin yang bisa membawa Indonesia lebih adil, mandiri dan berwibawa di mata dunia internasional.
"Jadi terimakasih kami sampaikan diskusinya tadi sangat produktif, dan mudahan-mudahan langkah-langkah ke depan bisa produktif dan efektif,"ucap mantan gubernur DKI Jakarta itu.
Letjen TNI (Purn) Sutiyoso yang ikut dalam pertemuan itu mengaku memiliki pandangan tersendiri soal visi perubahan yang diusung Anies.
Perubahan itu yang dimaksud sekali lagi, selalu dipelajari dengan matang waktu kita jadi gubernur. "Tentu saja kalau nanti Pak Anies, jadi presiden misalnya ya jadi dia akan mempelajari apa saja yang sudah baik ya pasti kita lanjutkan sudah pasti gak harus disuruh itu,"terang Bang Yos, sapaan akrab Sutiyoso.
Mantan gubernur DKI Jakarta itu juga berharap kebijakan pemerintah sekarang yang sudah baik harus dilanjutkan.
Respons Polda Metro soal Usul Pembentukan TGPF terkait Temuan Kerangka Farhan dan Reno di Kwitang
Sebaliknya, jika dianggap belum baik maka sudah seharusnya diubah.
Jadi tegas Bang Yos, jangan memandang perubahan itu semuanya akan diubah.
"Justru kalau baik enggak dilanjutkan itu digebukin banyak orang dia kan. Jadi jangan merasa kalau perubahan itu apapun diubah, tidak. Tapi kalau kita menilai sesuatu itu memang pantas dilanjutkan, kita lanjutkan," jelasnya.
"Jadi sekali lagi jangan merasa kalau perubahan itu apa saja pokoknya diganti. Tidak, tidak seperti itu. Dan kita tidak akan pernah mencapai yang terbaik kalau tidak berkelanjutan,"pungkas Sutiyoso. (*)
