Cegah Perang Sarung hingga Begal di Jaksel, Polisi Galakkan Patroli dan Dirikan Posko
JAKARTA - Guna mengantisipasi perang sarung, tawuran, balap liar, hingga kejahatan jalanan, polisi terus melakukan patroli di kawasan Jakarta Selatan, seperti di Jagakarsa dan Kebayoran Baru.
"Cegah guantibmas selama Ramadan 2023, Polsek Metro Kebayoran Baru dirikan posko antisipasi terjadinya guantibmas di setiap kelurahan," ujar Kapolsek Metro Kebayoran Baru Kompol Tribuana Roseno kepada wartawan, Minggu (26/3/2023).
Menurutnya, selain mendirikan pos pantau di setiap kelurahan sebagai antisipasi gangguan kamtibmas, polisi juga melakukan patroli secara mobile. Patroli dilakukan polisi di tiap titik rawan kawasan Kebayoran Baru.
Sama halnya di Kebayoran Baru, di kawasan Jagakarsa juga dilakukan patroli secara mobil dan stasioner. Hal itu dilakukan sebagai bentuk antisipasi balap liar, aksi tawuran, dan kejahatan jalanan hingga peredaran narkotika di kawasan Jagakarsa.
"Patroli mobile meliputi kelurahan Jagakarsa, Cipedak, Ciganjur, Srengseng Sawah, Lenteng Agung, dan Tanjung Barat. Lalu, stasioner atau strong poin di sejumlah titik kawasan Lenteng Agung Raya. Kerjaan kami tiap malam bersama warga patroli cegah balapan liar dan tawuran, terutama untuk menjaga kesucian dan kekhusyukan saat beribadah di bulan Ramadan," tutur Kapolsek Jagakarsa Kompol Multazam Lisendra.
Multazam menerangkan, sebelumnya pihaknya mengamankan 15 remaja tanggung yang diduga melakukan aksi tawuran menggunakan sarung yang ujungnya diikat batu di kawasan Jalan Durian, Jagakarsa, Jakarta Selatan, kemarin. Mereka lantas didata dan dibina hingga akhirnya dikembalikan ke orang tuanya.
"Penerapan restorative justice dengan dikembalikan ke orang tuanya," tuturnya.
