Loading...
Loading…
Terkuak, Ini Arahan Eks Kapolres Malang Sebelum Terjadi Insiden Kanjuruhan yang Mematikan

Terkuak, Ini Arahan Eks Kapolres Malang Sebelum Terjadi Insiden Kanjuruhan yang Mematikan

Powered by BuddyKu
Berita Utama | Indozone | Rabu, 05 Oktober 2022 - 15:28

Video eks Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat saat memberikan instruksi sebelum Laga Arema FC vs Persebaya digelar belakangan ini terkuak. Intruksi ini diberikan Ferli sebelum terjadinya insiden mematikan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Dengan beredarnya video ini, banyak pihak yang mengatakan jika Ferli yang kini dicopot jabatannya mampu mengajukan banding agar mampu mendapatkan jabatannya kembali.

Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @andrei_48, Ferli menyampaikan intruksi kepada para polisi yang bertugas menjaga keamanan pertandingan dengan menegaskan untuk tidak membawa apalagi menggunakan senjata api.

"Tolong tidak ada satu pun anggota yang membawa atau menggunakan senjata api, jika masih ada baik anggota bintara senior ataupun perwira tolong segera diamankan dahulu," ucap Ferli dalam video tersebut.

Bahkan eks Kapolres Malang tersebut juga menekankan untuk pihak kepolisian melakukan kekerasan kepada suporter bagaimanapun situasi yang dihadapi.

"Tolong tidak ada yang melakukan kekerasan secara eksersif, bagaimana pun situasi yang bakal terjadi. Sesuaikan saja ancaman yang dihadapi dengan kekuatan yang kita miliki," tambahnya lagi.

 

Seperti yang diketahui, usai kejadian Kanjuruhan yang menelan ratusan nyawa, nama Kepolisian Malang pun menjadi pihak yang diduga bersalah akibat menembakkan gas air mata kepada suporter yang menyebabkan kematian.

Dengan beredarnya video intruksi eks Kapolres Malang ini, warganet pun langsung menduga bahwa yang melakukan penembakan gas air mata bukanlah pihak anggota Kapolres, melainkan pihak yang lain yang tergabung dalam tim pengamanan di Kanjuruhan.

"Nah akhirnya sedikit terkuak, polisi polres tidak punya gas air mata, yg punya adalah brimob dan brimob di bawah naungan polda jatim, jadi yg seharusnya di copot adalah kapolda nya bukan kapolres nya. Ngeri permainan nya, Ndan.." kata akun @he17dra10.

"Video ini bisa buat banding oleh kapolres yg di copot kmren sih..." kata akun @nuriepriyono.

"Inilah org yang tembak gas air mata akan di kenang seumur hidup selamanya byk nyawa melayang," kata akun @samudradjaya0.

Artikel Menarik Lainnya:

Original Source

Topik Menarik

{
{