Viral! Kisah Chef Dancuk asal Tulungagung, Sukses Taklukkan Amerika dengan Gombalannya

Viral! Kisah Chef Dancuk asal Tulungagung, Sukses Taklukkan Amerika dengan Gombalannya

Berita Utama | BuddyKu | Sabtu, 1 Oktober 2022 - 20:35
share

Ricky Bobby Chefalias Chef Dancuk menjadi salah satu WNI yang punya karier cemerlang di luar negeri, tepatnya di Amerika Serikat.

Sebab enggak hanya dikenal sebagai chef yang nyeleneh karena sering berinteraksi dan mengajak pelanggannya bercanda selama menyantap makanannya, bapak satu anak asal Tulungagung ini juga dikenal memiliki jutaan penggemar di kanal media sosialnya.

Mereka terkumpul dalam komunitas eks garangan. Enggak ada keterangan pasti dari mana asal muasal sebutan eks garangan ini.

rocky bobby chef
Rocky Bobby Chef (kanan) saat menemui followersnya di Tulungagung (Dok. Pribadi)

Ricky Bobby Chef, begitu pria ini disebut, mengakui nama yang disandangnya kini bukanlah nama aslinya, namun nama yang dia pilih khusus agar lebih mudah dikenal di Amerika.

Beberapa bulan lalu, pria yang ramah ini sempat kembali pulang ke Tulungagung. Ini adalah kepulangan pertamanya setelah puluhan tahun mengembara di Amerika.

chef dancuk
Chef Dancuk (tengah) bersama rekan-rekannya (Dok. Pribadi)

Ke Amerika dengan penuh perjuangan

Ditemui di kediamannya, Ricky Bobby berkisah mengenai perjuangannya untuk bisa sampai di titik ini.

"Itu nama tenarnya mas, kalau pakai nama asli ya ndak kondang nanti mas, hahaha. Ceritanya panjang itu untuk bisa ke Amerika," ucap pria yang akrab disapa Pakde ini.

Sebelum bekerja di Amerika, Ricky merupakan sales aksesori pintu rumah yang mensuplai produk untuk beberapa wilayah Kabupaten, kemudian dirinya mendapatkan informasi lowongan pekerjaan di Amerika dengan gaji yang menggiurkan.

Sejak saat itu, Ricky mengukuhkan niat untuk bisa bekerja di Amerika demimemperbaiki kehidupan ekonominya.

"Uang langsung pinjam sana sini mas untuk berangkat itu, saya pinjam ibu saya, terus juga dukungan mertua saya untuk berangkat itu. Nah pas uang disetor ke orang yang mau memberangkatkan lha kok ada kejadian WTC itu, wes dengkul saya langsung lemes mas, saya awalnya ndak percaya kemudian saya lihat koran kok benar memang ada pengeboman dan pemerintah sana kan menutup akses orang luar untuk masuk ke sana sampai waktu yang tidak ditetapkan," ucapnya.

Peristiwa WTC membuat mimpinya hampir sirna, bahkan nyaris membuat dirinya putus asa. Tetapi doa dan usaha yang terus menerus, membuatnya semakin yakin untuk bisa berangkat ke Negeri Paman Sam.

Hingga beberapa tahun kemudian, dirinya mendapatkan kesempatan berangkat ke Amerika melalui jalur pertukaran pelajar.

Ricky yang enggak menguasai bahasa Inggris hanya menjawab semampunya, namun takdir membawanya ke Amerika menyingkirkan ribuan kandidat lain yang mencoba jalur ini untuk bisa pergi ke Amerika.

"Saya cuma dikasih tahu orang mas, pokoknya yang penting doa saja, nanti pas masuk kalau ditanya paling pertanyaannya, apakah mau ikut program ini di Amerika, jawabnya yes gitu saja," kata Ricky sambil terkekeh.

Sulit berkomunikasi hingga "diusir" di Amerika

Ricky berkisah, hari pertama di Amerika, dirinya dan seorang teman seangkatannya diperintah bos gerai makanan cepat saji untuk menjadi kasir.

Hal ini enggak sulit bagi temannya yang bisa berbahasa Inggris aktif, namun tidak dengan dirinya.

"Wah gobyos mas, lha teman saya sudah selesai, tapi di line saya itu yang ngantre di kasir masih panjang sekali, mereka ini kan pesannya cepat terus ngomognya juga cepat, ya saya hanya yas yes saja, sampai akhirnya pemiliknya itu datang terus nanya ke saya kemudian dibantu teman saya ini menjelaskan kalau saya ndak bisa bahasa Inggris, marah dia ini mas langsung kemudian saya ditempatkan di dapur," urainya dengan penuh canda.

Dapur pengubah nasib

Tak disangka, bagian dapur menjadi titik awal keberuntunganberikutnya. Sebab di bagian dapur ini Ricky bisa mendapatkan lebih banyak penghasilan karena bagian ini paling sering mendapatkan lemburan.

Ada satu atasan saya ini, kalau sudah tutup selalu bilang gini, Ricky overtime ? langsung saya bilang yes , ndak tau berapa jamnya yang penting saya bilang yes , karena kalau di sana kan dihitungin overtime- nya per jam," ucapnya.

Kemudian mendekati batas berakhirnya masa tinggal di Amerika, Ricky memilih terus berusaha bisa tinggal lebih lama di Amerika.

"Kalau saya mbalik saat itu mas, lha utang-utang saya belum lunas," terangnya.

Karier melesat hingga punya saham di restoran Jepang

Berbekal ketrampilannya di bagian dapur, kemudian Ricky berkelana ke negara-negara bagian lain di Amerika dengan memanfaatkan jaringan sesama perantau. Momentum ini dimanfaatkanya untuk menambah kemampuannya memasak hingga akhirnya kini Ricky bekerja sekaligus memiliki sebagian saham di Restoran ala Jepang yang ada di West Virginia, AS.

"Sekarang di West Virginia, di restoran ala Jepang, saya ya masak ya punya saham di sana," ucapnya.

Dirinya mengakui kemampuannya memasaknya masih kalah jauh jika dengan chef profesional yang ada di Amerika bahkan seringkali dirinya minder jika dibanding-bandingkan.

Hal inilah yang menjadi salah satu latar belakang pemilihan sebutan Chef Dancuk yang disandangkan kepada dirinya, mengingat arti "Dancuk" yang biasa diucapkan oleh masyarakat Jawa Timur untuk menggambarkan banyak hal, mulai dari ungkapan hati yang sedang kesal hingga ungkapan yang sering disampaikan kepada orang-orang yang sudah sangat dekat.

"Saya itu kadang malu kalau dipanggil chef , wong masakannya masih kalah jauh kalau dibanding yang lain, makanya sebutan Chef Dancuk ini juga karena itu juga menggambarkan kalau bukan chef beneran tapi chef Dancukan," ungkapnya sambil tertawa.

Meski mengaku enggak jago memasak, namun Ricky mengaku restonya selalu full booked setiap kali dirinya sedang bekerja.

Bahkan kedatangannya di restoran selalu ditunggu tunggu pelanggan. Bukan hanya karena kemampuannya mengajak interaksi para pelanggan.

Ricky Bobby juga sering melancarkan rayuan bagi pelanggan perempuan dan menyanyikan beberapa lagu country untuk para pelanggan laki-laki, serta jokes dewasa ketika ada pelanggan yang seru.

Kegiatan inilah yang diunggahnya melalui kanal media sosial miliknya, mulai dari YouTube, Facebook, Instagram hingga TikTok.

"Kalau mereka senang, kan dikasih tips mas. Nah ini yang ditunggu-tunggu," pungkasnya.

Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik!Lets join Z Creators dengan klik di sini .

Z Creators
Z Creators
Topik Menarik