Loading...
Loading…
Putri Candrawathi Sudah Siapkan Dana Miliaran, Segini Imbalan yang Diterima Bharada E Usai Berhasil Bunuh Brigadir J!

Putri Candrawathi Sudah Siapkan Dana Miliaran, Segini Imbalan yang Diterima Bharada E Usai Berhasil Bunuh Brigadir J!

Berita Utama | herstory | Sabtu, 13 Agustus 2022 - 09:35

Kasus pembunuhan Brigadir J masih menjadi tanda tanya publik. Berbagai spekulasi muncul terkait alasan mengapa sang Brigadir dibunuh. Di sisi lain, tersangka Bharada E mengaku dijanjikan akan diberikan uang Rp1 miliar oleh Putri Candrawathi, istri Irjen Ferdy Sambo, karena telah mengeksekusi Brigadir J hingga meninggal.

Uang akan diberikan Putri sebulan kemudian saat kasus tewasnya Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo di-SP3 atau dihentikan penyidikannya oleh polisi. Hal itu dikatakan eks kuasa hukum Bharada E, Deolipa Yumara, berdasarkan curhatan Bharada E.

Menurut Deolipa, pemberi uang nantinya adalah Irjen Ferdy Sambo dan Miss X, yang belakangan diketahui adalah Putri Candrawathi.

"Jadi Miss X ini adalah ibu Putri Candrawathi sendiri. Ini keterangannya Richard. Jadi Ibu Putri sama Pak Sambo, memanggilah si Pak Kuwat, Bharada Richard dan Brigadir Ricky," kata Deolipa di acara Kontroversi di akun YouTube Metro TV, dikutip Sabtu (13/8).

Usai 'skenario' pertama dirasa berhasil, Putri Candrawathi memanggil Bharada E diduga untuk memberikan uang.

"Karena ini situasi dirasa sudah mulai aman nih. Skenario pertama sepertinya berhasil. Nah kalau ini sudah beres, lu tetap jangan buka mulut, kan bahasa kasarnya begitu. Ini saya kasih nih ya, kalau sudah beres kamu Rp1 miliar (Bharada E), kamu gope (Rp500 juta), kamu juga gope," kata Deolipa.

Diduga dana Rp2 miliar yang dijanjikan Putri dan Ferdy Sambo ke Bharada E, Brigadir RR dan Kuwat, dimana ketiganya kini menjadi tersangka pembunuhan Brigadir J.

Bharada E sendiri mendapat Rp1 miliar karena dia yang menembak langsung Brigadir J, sementara Brigadir R dan Kuwat yang membantu, masing-masing mendapat Rp500 juta.

"Tapi nanti uang akan diberikan jika sudah SP3 atau sudah aman sekitar sebulan kemudian, begitu janji Miss X dan Sambo," kata Deolipa.

Menurut sang mantan pengacara, Putri dan Sambo sangat yakin kasus penembakan Brigadir J ini akan SP3 atau dihentikan penyidikannya. "Kenapa mereka yakin, karena semuanya sudah dipegang. Sini dipegang, situ dipegang," ujarnya.

Tapi ternyata kata Deolipa, kasus tewasnya Brigadir J mendapat perhatian publik dan harapan SP3 ternyata berubah menjadi upaya pengungkapan kasus yang seterangnya. Hingga berujung membuat Kapolri membentuk tim khusus untuk mendalami dan mengungkap kasus ini.

Original Source

Topik Menarik