Loading...
Loading…
Deretan Personel Polri yang Turut Bantu Ferdy Sambo Rekayasa Pembunuhan Brigadir  J

Deretan Personel Polri yang Turut Bantu Ferdy Sambo Rekayasa Pembunuhan Brigadir J

Berita Utama | gatra.com | Rabu, 10 Agustus 2022 - 00:00

Jakarta, Gatra.com - Jendral Pol Listyo Prabowo dalam konferensi persnya mengungkap tabir baru dalam kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Setelah penetapan tersangka mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, terdapat beberapa personel yang ikut membantu merekayasa kasus pembunuhan tersebut.

Inspektorat Pengawasan Umum Polri (itwasum) membuat surat perintah gabungan dengan melibatkan Div Propam Polri dan Bareskrim Polri untuk melaksanakan pemeriksaan khusus terhadap beberapa personel yang diduga terlibat dalam rekayasa pembunuhan Brigadir J.

"Terdapat 31 personel Polri yang diduga melanggar kode etik profesional Polri atau KKEP. Kemarin ada 25 personel yang kita periksa, dan saat ini bertambah menjadi 31 personel," ujarnya dalam Konferensi Pers di Mabes Polri, Selasa (9/8).

Kemudian yang terbukti melakukan pelanggaran tersebut berjumlah 11 personel, di antaranya ada tiga perwira tinggi yang saat ini ditempatkan khusus di Mako Brimob.

"Kita juga melakukan penempatan khusus kepada 4 personel beberapa waktu laludan saat ini bertambah menjadi 11 personel polisi," ujarnya.

Komjen Pol Agung Budi Maryoto selaku Irwasum Polri menjelaskan bahwa 31 personel yang diduga melanggar kode Etik Polri di antaranya :

1. Bareskrim Polri terdapat dua personel, satu pamen berpangkat perwira menengah dan satu berpangkat perwira pertama

2. Divisi Profesi dan Penanganan (PROPAM) ada 21 personel Perwira Tinggi di antaranya 3 Perwira Menengah, 8 Perwira Pertama, 4 personel Bintara, 4 personel, dan 2 personel Tamtama 

3. Polda Metro Jaya sementara terdapat ada tujuh personel, di antaranya empat personel pangkat perwira menengah dan tiga personel berpangkat perwira pertama

"Timsus akan melakukan pengkajian bentuk gabungan dengan Divpropam Polri terhadap personel-personel yang melakukan pelanggaran kode etik. Kalau nanti ada unsur pidananya juga nanti kita limpahkan lagi kepada Bareskrim Polri, tetapi kalau hanya melakukan pelanggaran kode etik tentu hanya Div Propam Polri yang melakukan sidang kode etik terhadap personel tersebut," tegas Agung.

Menurut keterangannya, Timsus akan terus melakukan pemeriksaan khusus terhadap personel personel Polri yang patut diduga melakukan pelanggaran kode etik terkait penanganan meninggalnya Brigadir J di kompleks Polri Duren Tiga.

Original Source

Topik Menarik

{
{
{