Protes 8 Warganya Ditangkap, Jalinsum Lumpuh 3 Jam Akibat Diblokade Massa

sindonews | Berita Utama | Published at 29/05/2020 04:08
Protes 8 Warganya Ditangkap, Jalinsum Lumpuh 3 Jam Akibat Diblokade Massa

Ratusan warga Desa Benteng Huraba, Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, memblokade Jalan Lintas Sumatera yang menghubungkan Kabupaten Mandailing Natal dan Kota Padangsidimpuan mulai Kamis malam (28/5/2020). Akibatnya arus lalu lintas di kawasan tersebut lumpuh selama 3 Jam.

Petugas gabungan TNI Polri yang terjun ke lokasi berusaha membubarkan massa. Situasi kian tidak kondusif setelah petugas kembali menangkap sejumlah orang yang terlibat dalam pembakaran rumah dan penganiayaan warga. (Baca: TPNPB OPM Pamer Senjata Rampasan, Ini Penjelasan Polda Papua)

Dimana sejumlah warga yang tidak terima atas penangkapan tersebut melayangkan protes. Oleh petugas para provokator ini pun langsung diamankan dan dibawa ke Mapolres Tapanuli Selatan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sedikitnya delapan orang ditangkap petugas lantaran terlibat pembakaran rumah dan penganiayaan warga.

"Pemblokadean jalan ini merupakan bentuk protes masyarakat yang tidak terima warganya ditangkap aparat Polres Tapanuli Selatan lantaran terlibat pembakaran rumah warga yang terjadi pada 27 Mei 2020 kemarin, " kata Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Roman Smaradana di TKP, Kamis malam 28 Mei 2020.

Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Roman Smaradana menegaskan, sebelumnya warga Desa Benteng Huraba dan Desa Pintu Padang terlibat bentrokan di perbatasan kedua desa pada 27 Mei 2020 kemarin.

"Bentrokan ini dipicu dari anak anak kedua desa yang merayakan lebaran dengan bermain pistol-pistolan yangh memiliki peluru dari plastik. Diduga terjadi salah paham hingga terjadi keributan yang meluas pada bentrok antar desa," timpalnya.

Akibat bentrokan ini, kata dia, satu unit rumah milik warga Desa Pintu Padang ludes dibakar. "Tidak sampai disitu satu unit sepeda motor milik warga terbakar dan empat orang mengalami luka akibat bentrok antar warga tersebut," tandasnya.

Artikel Asli