Loading...
Loading…
Agen Umrah di Jawa Timur Rugi Rp34 Miliar Akibat Kebijakan Arab Saudi

Agen Umrah di Jawa Timur Rugi Rp34 Miliar Akibat Kebijakan Arab Saudi

Berita Terkini | okezone | Kamis, 27 Februari 2020 - 20:08

MALANG - Pasca pelarangan kedatangan umrah dari seluruh negara oleh pemerintah Arab Saudi, biro perjalanan umrah di Malang mulai bersiap menghentikan pendaftaran jamaah.

Pemilik biro perjalanan travel umrah dan haji Tombo Ati, Fakhri Fahreza Aulia menyatakan meski belum diketahui sampai kapan waktu pelarangan kedatangan umrah, namun ia sudah menyiapkan skema tersebut.

"Pastinya pendaftaran umrah kemungkinan besar diundur sampai Saudi dan Indonesia memberikan kepastian," ujar pria yang disapa Reza pada Kamis (27/2/2020).

"Mungkin ini masih nunggu tenggang waktu sampai nanti masih bisa kita kondisikan," imbuhnya.

Saat ditanya kerugian yang dialami pihaknya Reza memilih enggan menyebutkan. Dirinya beralasan belum menerima laporan dari staf kantornya. "Kalau kerugian pasti ada, tapi kami belum terima. Saya masih di luar kantor ini," lanjutnya.

Di tempat terpisah, Ketua DPD Jawa Timur Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah (Amphuri) Muhammad Sofyan mengaku dengan adanya penghentian keberangkatan umrah, biro perjalanan umrah di Jawa Timur menderita kerugian hingga Rp34 miliar.

"Kerugiannya banyak, kami asumsikan hitungan biaya umrah Rp20 juta sesuai regulasi Kemenag. Di Jatim rata-rata ada 1.700-1.800 orang dari travel umrah di bawah naungan Amphuri. Jadi tinggal kalikan saja Rp20 juta, jadinya Rp34 miliar per hari," jelasnya.

:

Dirinya berharap calon jamaah umrah tidak membatalkan perjalanannya, namun mengubah jadwal perjalanan, dengan catatan kebijakan Arab Saudi bisa berubah.

"Komunikasi dengan pihak Arab Saudi adalah kuncinya. Ini kebijakan berkaitan government to government. Semoga saja ini tidak lama sehingga tidak berimbas pada haji," tukasnya.

Original Source

Topik Menarik