Loading...
Loading…
Identitasnya Dikantongi Polisi, Pengeroyok Bripda Muhamad Mayoritas Pengangguran

Identitasnya Dikantongi Polisi, Pengeroyok Bripda Muhamad Mayoritas Pengangguran

Berita Terkini | okezone | Rabu, 05 Februari 2020 - 17:08

BEKASI - Polsek Tambun sudah mengantongi para terduga pelaku pengeroyokan terhadap anggota Direktorat Samapta Polda Metro Jaya Bripda Muhamad Adi Saputro (21) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Pelakunya ada 10 orang.

"Sudah semua, cuma baru ketangkap satu, malam itu juga ketangkap," kata Kapolsek Tambun Kompol Siswo kepada wartawan, Rabu (5/2/2020).

Para terduga pelaku yang melakukan penganiayaan terhadap korban ini, kata dia, rata-rata merupakan pemuda pengangguran. Mereka biasa nongkrong di wilayah tersebut.

"Pengangguran, sudah lulus sekolah, pengangguran. (Bukan perman) Enggak sih, anak-anak baik aja cuma nongkrong disitu aja," kata dia.

Adapun motif para terduga pelaku pengeroyokan ini, kata Siswo, berawal dari meledek sehingga memicu pengeroyokan terhadap korban Bripda Muhamad.

"Motifnya ledek aja dia, awalnya kan yang polisi naik motor sama ceweknya, digodainlah sama anak-anak nongkrong ini. Digodain sama dilempar pakai batu, akhirnya polisinya ini berhenti," kata dia.

Setelah berhenti, pemuda yang tengah nongkrong itu menghampiri Bripda Muhamad hingga berujung adu mulut. "Terus dipukulin, udah gitu aja," kata dia.

Dalam kasus ini, pihaknya sudah mengantongi seluruh identitas pelaku. Pihaknya juga masih memburu para terduga pelaku pengeroyokan lainnya.

"Sudah ketangkap. Baru satu, yang lainnya baru dikejar," kata dia.

Diketahui, insiden pengeroyokan itu terjadi di pinggir jalan depan SMK BKM 1, Tambun, Kabupaten Bekasi, pada 2 Februari 2020 sekira pukul 04.30 WIB.

Mulanya, korban bersama rekannya bernama Novita sedang berboncengan sepeda motor dari arah pintu Tol Bekasi Timur menuju Mustikajaya. Sesampai di tempat kejadian perkara (TKP), korban dihadang 10 orang dengan menggunakan sepeda motor dan langsung dipukuli.

Original Source

Topik Menarik

{
{
{
{
{