Loading...
Loading…
Rouhani ke Trump: Tunjukkan Bukti Iran Serang Fasilitas Minyak Arab Saudi!

Rouhani ke Trump: Tunjukkan Bukti Iran Serang Fasilitas Minyak Arab Saudi!

Berita Terkini | inewsid | Jumat, 27 September 2019 - 01:55

NEW YORK, iNews.id - Presiden Iran Hassan Rouhani menantang Amerika Serikat (AS) dan negara lainnya untuk memperlihatkan bukti yang mendukung tuduhan mereka bahwa negaranya melakukan serangan pada fasilitas minyak Arab Saudi bulan ini. Hal itu dia sampaikan sehari setelah berpidato di Majelis Umum PBB.

"Mereka yang membuat tuduhan harus memberikan bukti yang diperlukan. Apa bukti anda?" katanya, kepada wartawan di New York, seperti dilaporkan AFP , Jumat (27/9/2019).

AS dan Saudi kompak menyalahkan Iran atas serangan terhadap pabrik minyak Abqaiq dan kilang minyak Khurais, yang memengaruhi setengah dari produksi minyak dunia.

Prancis, Jerman, dan Inggris, yang semuanya tetap berkomitmen pada kesepakatan nuklir 2015, juga menyalahkan Iran pekan ini. AS sudah menarik diri dari perjanjian itu tahun lalu.

Iran menganggap tuduhan itu konyol. Iran menyangkal bertanggung jawab, dan pemberontak Houthi, yang didukung Iran-Yaman, mengklaim dalang dari serangan itu.

"Jika Anda memiliki bukti atau dokumentasi, harap sediakan bukti itu kepada saya," kata Rouhani.

Dia menambahkan bahwa AS, Prancis, Inggris, dan Jerman harus berhenti memasok senjata ke Arab Saudi.

Pemimpin Republik Islam itu juga mengatakan dirinya bersedia mengadakan pembicaraan dengan AS, jika Presiden Donald Trump mencabut sanksi dan mengakhiri kebijakan tekanan maksimumnya atas Iran.

Spekulasi bahwa kedua pemimpin negara musuh bebuyutan itu akan bertemu di sela-sela Majelis Umum merebak pekan ini. Namun Trump sudah kembali ke Washington.

Rouhani menjadikan keringanan atas sanksi ekonomi sebagai syarat untuk menggelar pembicaraan.

"Jika kita mencapai waktu ketika prasyarat ini dicabut, tentu saja ada kemungkinan untuk berbicara dengan Amerika," katanya, dalam konferensi pers, Kamis (26/9/2019).

Presiden Prancis Emmanuel Macron berupaya menggelar pertemuan antara Trump dan Rouhani di sela-sela sidang PBB, guna membantu mengurangi ketegangan di Timur Tengah.

"Saya tidak ingin mengatakan bahwa rencana seperti itu tidak akan pernah terwujud," kata Rouhani, soal upaya Macron mengadakan pertemuan bilateral bersejarah.

Original Source

Topik Menarik