Loading...
Loading…
Desmond Sebut Kepemimpinan Puan Maharani Bakal Lebih Garang Dibanding Bamsoet

Desmond Sebut Kepemimpinan Puan Maharani Bakal Lebih Garang Dibanding Bamsoet

Berita Terkini | inewsid | Rabu, 02 Oktober 2019 - 14:45

JAKARTA, iNews.id - Sekretaris Fraksi Gerindra Desmond Junaidi Mahesa menyebut kepemimpinan Ketua DPR Puan Maharani bakal lebih garang dibandingkan sebelumnya, Bambang Soesatyo (Bamsoet). Penilaian Desmond disampaikan saat disinggung soal postur pimpinan DPR RI saat ini yang didominasi tokoh-tokoh yang cenderung propemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

"Kalau menurut saya tidak gitu juga, kalau dibandingkan pidato politik Bambang Soesatyo misalnya yang terakhir dengan (pidato) Mbak Puan, itu lebih punya isi Mbak Puan daripada Bambang Soesatyo. Kalau orang melihat garang itu cerminan personal atau ketuanya," katanya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (2/10/2019).

Setnov: Puan Maharani Sudah saatnya Jadi Ketua DPR

Puan Maharani Ajak Anggota DPR Jaga Kepercayaan Rakyat dengan Kerja Cerdas

Dilantik Jadi Ketua DPR, Puan Maharani Ingin Wujudkan Parlemen Modern dan Terbuka

Desmond menilai, selama kepemimpinan Bamsoet, DPR cenderung melegitimasi kepentingan-kepentingan Presiden Jokowi saja. Atas dasar itulah, dia menilai kepemimpinan Puan Maharani jauh lebih garang dibanding Bamsoet.

"Jadi seolah DPR ini stempelnya Pak Jokowi. Itu yang paling menggelikan hari ini (dari) ketua DPR yang lalu," ujarnya.

Baca Juga :
Desmond Mahesa: Paling Bagus Prabowo Presiden, Anies Wapres

Walaupun postur pimpinan DPR periode yang lalu diisi orang-orang seperti Fahri Hamzah dan Fadli Zon yang kerap mengkritik pemerintah, namun itu semua hanya menggambarkan personal bukan kelembagaan.

"Walaupun Fahri Hamzah ngomongnya (kencang). Tapi itu suara DPR sebagai kelembagaan atau personalnya Fadli Zon, Fahri Hamzah? Jadi DPR itu kan produk kumulatif orang," katanya.

Saat disinggung posisi Puan yang dinilai sangat dekat dengan pemerintah Jokowi, Desmond meyakini putri Megawati Soekarnoputri itu jauh bisa bersikap mana yang baik untuk kepentingan bangsa dan negara.

"Saya sangat paham Mbak Mega dan Mbak Puan Maharani , yang mana yang harus bertindak untuk kepentingan bangsa, mana untuk kepentingan yang sekadar untuk menyelamatkan individual yang sudah berakhir kekuasaan 2024," tuturnya.

Original Source

Topik Menarik