Loading...
Loading…
Menteri Kehakiman Jepang Mundur karena Skandal Politik Istrinya

Menteri Kehakiman Jepang Mundur karena Skandal Politik Istrinya

Berita Terkini | inewsid | Kamis, 31 Oktober 2019 - 01:44

TOKYO, iNews.id - Menteri Kehakiman Jepang Katsuyuki Kawai mengajukan pengunduran diri kepada Perdana Menteri Shinzo Abe, Kamis (31/10/2019) pagi. Alasan pengunduran dirinya terkait tuduhan pelanggaran hukum yang dilakukan istrinya saat mengikuti pemilu parlemen.

Skandal ini terungkap setelah tabloid Shukan Bunshun melaporkan bahwa istri Kawai, Anri, diduga membayar tunjangan harian bagi staf melebihi jumlah yang diperbolehkan secara hukum. Ini merupakan cara menyuap untuk mendapatkan dukungan.

Kawai membantah bahwa istrinya melakukan kesalahan, namun dia menganggap pengunduran diri merupakan keputusan terbaik dalam situasinya saat ini.

"Baik istri saya maupun saya tidak tahu masalah ini. Saya yakin melakukan aktivitas politik sesuai dengan hukum," katanya, dikutip dari AFP .

"Saya akan menyelidiki lagi masalah ini dan memberikan penjelasan, tapi kepercayaan publik kepada peradilan akan hilang," katanya, lagi.

Ini merupakan pengunduran diri menteri kedua dari kabinet Abe dalam sepekan terakhir. Sebelumnya Menteri Perdagangan Isshu Sugawara mundur setelah munculnya laporan di majalah yang menuduhnya memberikan hadiah mahal kepada para pemilih, termasuk melon dan kepiting.

Sementara itu Abe menyampaikan permintaan maaf karena telah menunjuk Kawai dalam reshufle baru-baru ini serta menyertakan Sugawara ke dalam pemerintahan.

Masako Mori, mantan menteri yang bertugas menangani angka kelahiran rendah, akan menggantikan Kawai sebagai menteri kehakiman yang baru.

Kabinet Abe tetap berada di tingkat kepercayaan 40-50 persen dalam beberapa tahun terakhir, meskipun diwarnai beberapa skandal politik. Para pengamat menilai kondisi ini terjadi karena lemahnya posisi oposisi.

Original Source

Topik Menarik