Loading...
Loading…
Awal Pertemuan Putri Arab dan Penipunya yang Merupakan WNI Terjadi di Malaysia

Awal Pertemuan Putri Arab dan Penipunya yang Merupakan WNI Terjadi di Malaysia

Berita Terkini | okezone | Kamis, 30 Januari 2020 - 20:19

JAKARTA - Kasus penipuan yang dialami putri Arab Saudi, Princess Lolowah binti Mohammed bin Abdullah Al-Saud, oleh seorang warga negara Indonesia (WNI), EAH alias Eka berawal dari pertemuan mereka di Kuala Lumpur, Malaysia.

Kasubdit II Dittipidum Bareskrim, Kombes Endar Priantoro mengungkapkan bahwa pertemuan pelaku dan korban terjadi 2008. Ketika itu, mereka membicarakan soal kerjasama dalam bidang investasi.

"Sebelumnya, antara pelaku dan korban sudah kenal sekira 2008-2009 di Kuala Lumpur. Waktu itu mereka ada kerjasama di sana," ucap Endar di Gedung Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (30/1/2020).

Namun, proses komunikasi saat itu, pelaku dan korban tidak sepakat dalam menjalin kerjasama. Akhirnya, pelaku menawarkan investasi villa di Bali.

"Awalnya kurang berhasil, akhirnya tersangka menawarkan investasi di Bali," ujar Endar.

Sebelumnya diketahui, dalam kasus penipuan kali ini, korban telah mengirimkan uang sebesar USD36.106.574,84 atau sebesar Rp505.492.047.760 sejak 27 April 2011 sampai 16 September 2018.

Uang itu untuk pembelian tanah dan pembangunan villa Kama dan Amrita Tedja di Jalan Pura Dalem, Banjar Sala, Desa Pejeng Kawan, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali.

Baca Juga :
Awal Perkenalan Putri Lolowah dengan Eka dan Evie hingga Tertipu Rp505 M

Original Source

Topik Menarik