Loading...
Loading…
Marco Kusumawijaya Mundur dari TGUPP, Ini Kata Anies

Marco Kusumawijaya Mundur dari TGUPP, Ini Kata Anies

Berita Terkini | inewsid | Kamis, 12 Desember 2019 - 01:34

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meluruskan informasi Marco Kusumawijaya yang mundur dari ketua Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) bidang Pengelolaan Pesisir. Menurut dia, Marco tidak mundur melainkan tugasnya sudah selesai ditunaikan.

Kabar Marco mundur pertama kali disampaikan pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Suharti. Dia menyebutkan, Marco mundur per 1 Desember 2019.

"Oh tidak (mundur). Jadi memang khusus untuk tim pesisir mereka telah menuntaskan pekerjaannya yaitu menyusun rencana pengembangan kawasan pesisir," ujar Anies usai rapat paripurna DPRD DKI Jakarta, Rabu, 11 Desember 2019.

Ini Alasan Marco Kusumawijaya Mundur dari TGUPP Anies Baswedan

Anies Tunjuk Marco Kusumawijaya Jadi Ketua TGUPP DKI Bidang Pesisir

Mantan rektor Universitas Paramadina ini mengungkapkan, tugas Marco dan TGUPP bidang pengelolaan pesisir sebenarnya sudah selesai sejak November 2019. Namun, hasilnya belum sempat dipresentasikan karena semua pihak sibuk membahas APBD 2020.

"Jadi memang tugas dari tim pesisir sudah tuntas, sama seperti dulu. Ingat tim sinkronisasi peraturan? waktu itu sudah selesai peraturan," katanya.

Baca Juga :
Soal Marco, Anies: Pekerjaan TGUPP Bidang Pengelolaan Pesisir Sudah Tuntas

Anies mengatakan, hasil kerja yang telah dibuat Marco dan TGUPP bidang pengelolaan pesisir akan menjadi bahan revisi Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan kawasan pesisir. Nantinya bahan yang sudah rampung tersebut bakal menjadi acuan ke depan.

"Jadi memang produknya sudah jadi," ujar mantan menteri pendidikan dan kebudayaan (mendikbud) ini.

Anies menuturkan, anggota TGUPP bidang pengelolaan kawasan pesisir berjumlah empat orang. Selain Marco, yang juga tak lagi bertugas adalah Sudirman Saad yang kini bertugas di Batam, sehingga tersisa dua orang.

Dua orang tersebut, menurut dia, akan membantu tugas gubernur di posisi lain seperti sampah dan lingkungan hidup. "Pak Khalid kan anggota Dewan Persampahan Nasional, dia akan fokus ke sampah. Kemudian Irfan Pulungan akan fokus ke persoalan lingkungan hidup dan Pergub 66 terkait pengendalian polusi," katanya.

Original Source

Topik Menarik