Loading...
Loading…
DPR AS Voting Pemakzulan, Apa yang Dilakukan Trump?

DPR AS Voting Pemakzulan, Apa yang Dilakukan Trump?

Berita Terkini | inewsid | Kamis, 19 Desember 2019 - 00:42

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melewatkan voting pemakzulan dirinya yang dilakukan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Rabu (18/12/2019) malam waktu setempat atau Kamis (19/12/2019) WIB.

Juru Bicara Gedung Putih Stephanie Grisham mengatakan, Trump bekerja seperti biasa, melakukan agenda yang telah direncanakan.

"Presiden akan bekerja," kata Grisham, dikutip dari AFP .

Dia juga memastikan bahwa Trump tak menyaksikan siaran langsung di DPR. Menurut Grisham, Trump tetap memantau proses ini walaupun tak menontonnya. Setelah selesai, dia akan diberi penjelasan oleh stafnya mengenai apa yang terjadi di DPR.

Banyak yang menunggu bagaimana reaksi Trump setelah DPR, yang mayoritas kursi dikuasai rivalnya yakni Partai Demokrat, melakukan voting pemakzulan. Jika melihat dari komposisi kursi, hampir dipastikan DPR akan menyetutujui.

Trump menjadi presiden keempat yang dimakzulkan setelah Andrew Johnson, Richard Nixon, dan Bill Clinton.

Andrew Johnson sangat ketika proses pemakzulan disahkan, sementara Richard Nixon dilaporkan menangis dan minum di depan menteri luar negeri saat itu, Henry Kissinger. Dia akhirnya mengundurkan diri sebelum proses pemakzulan usai.

Sementara Bill Clinton berpura-pura tetap tegar di tengah kisruh kepemimpinannya pada 1998. Seorang mantan jurnalis The New York Times dalam bukunya menggambarkan Clinton dipenuhi rasa amarah, mengeluh, serta menunjukkan kebencian.

Namun Trump tampaknya sedikit berbeda dengan para pendahulunya. Sebelum anggota parlemen membuka sidang yang dimulai pukul 09.00 waktu setempat, dia memenuhi akun Twitter.

"Saya tidak melakukan kesalahan apa pun," cuitnya.

"Kebohongan yang mengerikan," kata dia lagi.

"Hal yang mengerikan, berdoa," ujarnya.

Pada Rabu sore, Trump terbang ke Michigan untuk menghadiri rapat umum dengan para pendukung. Dia menghadiri rapat umum di Kota Battle Creek.

Acara ini memang sudah direncanakan sebelum voting pemakzulan ditentukan oleh Ketua DPR Nancy Pelosi pada Selasa lalu.

Namun perjalanan pemakzulan tak akan berhenti di DPR. Meski sudah disahkan, agenda ini masih akan dibawa ke Senat pada Januari 2020. Demokrat akan menghadapi perlawanan kuat karena kursi Senat dikuasai Republik.

Trump tampaknya sadar bahwa rekan-rekannya di Partai Republik akan membebaskannya dari pemakzulan.

Meski demikian, Trump tidak akan bisa menghapus tinta sejarah bahwa dia menjadi salah satu presiden AS yang dimakzulkan.

Original Source

Topik Menarik

{
{
{
{
{
{