Loading...
Loading…
Sampah Akibat Banjir di Tangsel Capai 130 Ton

Sampah Akibat Banjir di Tangsel Capai 130 Ton

Berita Terkini | okezone | Senin, 06 Januari 2020 - 17:48

TANGERANG SELATAN - Banjir yang merendam 119 titik di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berdampak pada meningkatnya volume sampah. Diprediksi, total penambahan sampah akibat banjir tanggal 1 Januari 2020 mencapai sekira 130 ton.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel mengerahkan sebanyak 40 armada guna menyisir dan mengangkut sampah di pemukiman warga. Titik tumpukan sampah paling banyak terdapat di Puri Bintaro Indah, Ciputat Baru, Villa Bintaro Regency.

Sampah Akibat Banjir di Kota Tangsel, Banten (foto: Okezone/Hambali)

"Kalau sampai hari ini saja sampah akibat banjir sudah mencapai 100-an ton. Prediksi kita totalnya mencapai 120 sampai 130 ton, jadi butuh beberapa hari buat angkut semua sampah banjir," terang Kepala Seksie Pengelolaan Sampah DLH Tangsel, Rastra Yudhatama kepada Okezone , Senin (6/1/2020).

Menurut Yudha, umumnya sampah akibat banjir merupakan perabot rumah tangga seperti kasur, sofa, dan sejenisnya. Meskipun ada pula kayu, ranting pohon, serta sampah dari limbah rumahan yang tercecar menumpuk di pemukiman warga.

"Hari ini ada 3 titik yang kita bersihkan. Tiap perumahan kita kirim 4 armada. Jadi sejak tanggal 1 Januari kemarin armada langsung kita kerahkan," imbuhnya.

Selain sampah dari permukiman warga, Yudha mengatakan, bahwa pihaknya telah mengangkut sekira 30 ton sampah eceng gondok dari Situ Sasak Tinggi, Pamulang. Sekira 15 unit armada pikap diterjunkan mengangkut sampah tersebut.

"Termasuk sampah eceng gondok, itu sudah kita angkut dengan 15 armada. Totalnya ada 30 ton," terangnya.

Dilanjutkan dia, pihaknya pun terjun langsung menangani sampah yang ditimbulkan akibat longsoran di Kali Angke, Pamulang. Sebuah pohon besar yang ikut tumbang di lokasi longsoran, berhasil dievakuasi dengan dipotong-potong terlebih dahulu sebelum diangkut ke atas armada.

"Tadi pagi kita dari lokasi longsoran di Kali Angke. Ada pohon besar sudah kita angkut, ada bambu-bambu juga. Di sana kita kerahkan 1 unit becho dan armada pikap," ungkapnya.

Original Source

Topik Menarik