Loading...
Loading…
Melihat Warga Keturunan Tionghoa di Aceh Merayakan Imlek

Melihat Warga Keturunan Tionghoa di Aceh Merayakan Imlek

Berita Terkini | okezone | Minggu, 26 Januari 2020 - 09:14

SEPERTI halnya masyarakat Tionghoa lainnya, warga keturunan Tionghoa di Banda Aceh juga merayakan Tahun Baru Imlek. Hal yang menimbulkan pertanyaan dari mereka yang berada di luar Aceh adalah bagaimana perayaan Imlek dirayakan di provinsi yang menerapkan hukum syariat Islam.

Kusmeity, yang tinggal di Banda Aceh, mengatakan sering mendapat pertanyaan dari rekan yang tinggal di luar provinsi itu.

"Teman-teman bertanya apakah di Banda Aceh saya baik-baik saja. Mereka tanya apakah saya diwajibkan pakai jilbab. Saya bilang biasa-biasa saja. Cuma kan orang bisa punya persepsi lain. Mereka kira saya harus pakai jilbab juga," kata Kusmeity, mengutip dari BBC News Indonesia , Minggu (26/1/2020).

"Mereka juga sempat takut datang ke Aceh. Pernah itu, ada sebagian kawan yang khawatir. Mereka pikir Aceh gimana gitu. Tapi begitu datang, lihat sendiri situasinya, ya tak masalah. Mereka bisa melihat sendiri bahwa situasinya tak seseram yang mereka kira," kata Kusmeity.

Peraturan tentang pidana Islam mulai dikeluarkan di Aceh pada awal tahun 2000-an, namun sebagian besar bersifat simbolis. Peraturan berbasis hukum Islam mulai diterapkan pada Oktober 2015.

Kusmeity menuturkan, Tahun Baru Imlek biasanya dirayakan antara lain dengan makan bersama pada malam tahun baru dan dilanjutkan dengan bersembahyang ke wihara.

Ada juga yang merayakannya dengan beribadah ke gereja bagi warga Tionghoa yang memeluk Kristen, seperti yang dilakukan . Setelah itu dilanjutkan dengan kunjungan ke rumah saudara.

Original Source

Topik Menarik