Loading...
Loading…
Warga Perbatasan NTT-Timor Leste Siap Ikuti Sensus Penduduk Online

Warga Perbatasan NTT-Timor Leste Siap Ikuti Sensus Penduduk Online

Berita Terkini | okezone | Minggu, 16 Februari 2020 - 04:05

KEFAMENANU Sensus penduduk secara online telah dimulai sejak 15 Februari 2020. Sensus penduduk yang dilakukan 10 tahun sekali agak berbeda dengan cara sebelumnya seperti didatangi petugas sensus penduduk. Kali in, sensus dapat dilakukan kepala keluarga bersangkutan melalui handphone Android.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT, Marselinus Christoforus Koten menjelaskan, sensus penduduk pada 2010 bertujuan mendapatkan jumlah, komposisi, distribusi, dan karakteristik penduduk.

Namun, Sensus Penduduk 2020 dilakukan untuk mendapatkan satu data kependudukan. Segala aspek didata untuk tujuan satu data kependudukan. Tak hanya jumlah, komposisi, distribusi, dan karakteristik penduduk, tetapi semua aspek didata.

Menurutnya, Kepala BPS TTU, semua informasi yang diberikan dijamin kerahasiaannya berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.

Ia mengungkapkan, sensus penduduk kali ini dilakukan secara online . Jadi, kepala keluarga yang ingin mendaftar atau melakukan sensus penduduk secara mandiri cukup mengaksesnya melalui sensus.bps.go.id , kemudian mengisi data-data dari kartu keluarga dan mengikuti petunjuk yang ada.

Baca Juga :
Seluruh Penumpang asal Timor Leste yang Masuk Bandara Kupang Dijemput Konjen RDTL

"Sensus penduduk online ini dilakukan secara mandiri. Jadi, masyarakat dapat melakukannya sendiri tanpa ada tekanan atau paksaan khusus dalam mengisi biodata dalam sensus tersebut," ucap Marselinus Christoforus Koten, saat ditemui di ruang kerjanya di ruang kerjanya Sabtu (15/2/2020).

Ia menjelaskan, sensus penduduk online mulai berlaku pada 15 Februari hingga 31 Maret. Sementara masyarakat yang belum tercover dalam sensus penduduk online, pihaknya masih bisa mendapatkan data kependudukan melalui tahap kedua pada 1-31 Juni 2020.

"Pada tahap dua tersebut, petugas sensus penduduk akan masuk keluar rumah dan melakukan wawancara langsung untuk mendapatkan data penduduk," ucapnya.

Lius Sallu, salah satu warga yang tinggal di perbatasan Indonesia Timor Leste mengaku sudah melakukan sensus penduduk secara online dan hanya menggunakan handphone Android sudah bisa mengisi biodata sekeluarga sesuai dengan permintaan dalam laman website tersebut.

"Kita daftar tidak lama. Kalau data kartu keluarga lengkap maka hanya butuh waktu 5 menit sudah selesai daftar, kita lakukan sendiri, banyak petunjuk penggunaan atau petunjuk cara pengisian melalui internet," ujar Lius.

Baca Juga :
DPD Minta Pemerintah Cabut Moratorium Daerah Otonomi Baru

Lius mengajak masyarakat lainnya untuk ikut berpartisipasi dalam sensus penduduk yang dilakukan 10 tahun sekali.

Original Source

Topik Menarik