Loading...
Loading…
Mantan Menteri Malaysia Jalani Karantina Mandiri Setelah Berinteraksi dengan Penderita Korona

Mantan Menteri Malaysia Jalani Karantina Mandiri Setelah Berinteraksi dengan Penderita Korona

Berita Terkini | inewsid | Selasa, 03 Maret 2020 - 14:10

KUALA LUMPUR, iNews.id - Seorang mantan menteri di Malaysia dilaporkan menjalani karantina mandiri setelah berinteraksi dengan orang yang kemudian dinyatakan positif terinfeksi virus korona.

Mantan menteri itu menjalani karantina mandiri dengan tetap berada di rumah sambil menunggu hasil pemeriksaan tim medis.

Dilaporkan Malaysiakini , Selasa (3/3/2020), pria yang terinfeksi virus korona tersebut merupakan pejabat senior perusahaan investasi milik pemerintah, Khazanah Nasional Berhad.

Dia menghadiri undangan perpisahan sang menteri pada Kamis (27/2/2020) di sebuah hotel Kuala Lumpur. Acara tersebut juga dihadiri mantan wakil menteri.

Seperti diketahui, Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Sultan Abdullah membubarkan pemerintahan, termasuk kabinet Pakatan Harapan, setelah menerima pengunduran diri Mahathir Mohamad sebagai perdana menteri pada pekan lalu.

Menurut informasi departemen kesehatan, pasien tersebut melakukan perjalanan ke Shanghai, China, pada pertengahan Januari.

Khazanah pada Minggu (1/3/2020) mengonfirmasi salah satu karyawannya terinfeksi virus korona. Dia menjadi pasien virus korona ke-26 di Malaysia dari total 29 yang terkonfirmasi hingga Minggu.

Baca Juga :
Presiden Jokowi Ingatkan Pejabat dan RS Tak Bocorkan Privasi Pasien Korona

Pria tersebut mengeluh demam dan sakit tenggorokan pada Kamis. Pada Sabtu, dia dinyatakan positif Covid-19 dan dirawat di bangsal isolasi Rumah Sakit Sungai Buloh.

Tak disebutkan identitas menteri dan wakil menteri, namun salah satu dari mereka kini bergabung dengan koalisi Perikatan Nasional di bawah kepemimpinan perdana menteri yang baru, sementara seorang lainnya bagian dari koalisi Pakatan Harapan yang telah bubar.

Setelah acara di kementerian, menteri dan wakil menteri tersebut sempat berinteraksi dengan anggota parlemen lain untuk membicarakan gonjang ganjing politik Malaysia sebelum Raja menunjuk perdana menteri baru.

Original Source

Topik Menarik