Loading...
Loading…
Seorang Pasien Diduga Terinfeksi Virus Korona di Austria Melarikan Diri dari Karantina

Seorang Pasien Diduga Terinfeksi Virus Korona di Austria Melarikan Diri dari Karantina

Berita Terkini | okezone | Kamis, 06 Februari 2020 - 16:17

SALZBURG - Seorang pasien wanita berusia 31 tahun yang diduga terinfeksi virus korona telah melarikan diri dari bangsal isolasi di Rumah Sakit Universitas Salzburg, Austria. Kepolisian setempat telah melakukan perburuan untuk menemukan wanita itu dan mengembalikannya ke karantina.

Seorang perawat memperingatkan akan kaburnya pasien itu pada Rabu pagi, 5 Februari 2020, sekira pukul 3 dini hari saat dia menemukan tempat tidur pasien kosong. Setelah operasi polisi besar-besaran, wanita itu akhirnya ditemukan kembali di apartemennya pada pukul 10:30 waktu setempat dan dikembalikan ke karantina.

"Wanita itu dirawat di bangsal isolasi rumah sakit universitas untuk alasan keamanan," kata Juru Bicara Kota Salzburg, sebagaimana dilansir Russia Today , Kamis (6/2/2020). Dia menambahkan bahwa pihak berwenang belum yakin apakah pasien terinfeksi dengan virus korona.

Masih belum ada jawaban yang jelas tentang bagaimana pasien itu berhasil melarikan diri dari rumah sakit.

Pihak berwenang sekarang dihadapkan dengan tugas yang tidak menyenangkan untuk mengetahui gerakan dan kontak yang mungkin dilakukan wanita itu selama pelariannya.

Baca Juga :
Mantan Menteri Malaysia Jalani Karantina Mandiri Setelah Berinteraksi dengan Penderita Korona

Kantor Ketertiban Umum dan Departemen Kesehatan mungkin terpaksa menempatkan orang lain ke dalam karantina, tergantung pada temuan pihak berwenang.

Wanita berusia 31 tahun itu melakukan perjalanan dari Taiwan ke Selandia Baru pada 7 Januari sebelum mengambil penerbangan pulang pada 26 Januari, di mana ia mulai mengalami masalah pernapasan.

Ketika kondisinya memburuk, dia menelepon hotline kesehatan darurat Austria untuk menggambarkan gejala-gejalanya, di mana dia dibawa dengan ambulans ke Rumah Sakit Universitas Salzburg.

Dokter belum mengonfirmasi wanita itu terinfeksi virus korona, meskipun mereka berhasil mengesampingkan virus influenza standar. Sampel swab dari tenggorokan pasien itu telah dikirim ke laboratorium di Wina untuk pengujian segera, dan hasilnya yang hasilnya diharapkan selesai pada Rabu sore.

Di Wina, sekitar 500 tempat tidur telah diperuntukkan bagi pasien virus korona, dengan lebih dari 200 tempat tidur disiapkan di rumah sakit swasta jika diperlukan.

Original Source

Topik Menarik