Loading...
Loading…
Menlu: Dua WNI di Diamond Princess Tak Ikut Dievakuasi

Menlu: Dua WNI di Diamond Princess Tak Ikut Dievakuasi

Berita Terkini | sindonews | Kamis, 27 Februari 2020 - 22:51

JAKARTA - Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi menuturkan, dua orang warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di kapal Diamond Princess tidak ikut dievakuasi. Retno menyebut, ini karena keduanya memutuskan untuk tinggal.

Retno menuturkan, berdasarkan data yang dia miliki sampai saat ini, total 68 WNI, dari 78 WNI yang bekerja di kapal tersebut yang akan divekuasi. Dia mengatakan, dari 78 WNI yang bekerja di kapal tersebut, sembilan diantaranya sampai kemarin dinyatakan positif terinfeksi virus Corona baru, Covid-19.

Tetapi, lanjutnya, dari sembilan kasus tersebut, satu sudah dinyatakan negatif, jadi yang positif tinggal delapan. Sementara itu, dari 70 WNI yang siap dievakuasi, dua orang memutuskan untuk tinggal.

"78 dikurangi delapan adalah 70, tapi ada dua warga kita, berdasarkan informasi dari perusahaan, yang memilih untuk tinggal. Evakuasi ini sifatnya sukarela, sehingga kalau ada warga negara kita yang memutuskan untuk tinggal maka kita tidak bisa memaksa beliau-beliau untuk dievakuasi," ucap Retno pada Kamis (27/2/2020).

"Dengan hitungan seperti itu, sampai saat ini, karena sampai nanti saat evakuasi bisa saja terjadi perubahan. Oleh karena itu, kalimat sampai saat ini menjadi sangat penting sekali. Jumlah yang akan dievakuasi adalah 68 orang," sambungnya.

Sementara itu, menurut Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia, Muhadjir Effendi, evakuasi ini akan dilakukan dengan pesawat. Dia menyebut, mengenai waktunya, evakuasi tersebut akan dilakukan setelah adanya koordinasi dengan pemerintah Jepang.

"Adapun tempat observasi sudah ditetapkan yaitu Pulau Sebaru Kecil, yang nanti akan diatur sedemikian rupa dan itu akan menjadi tanggung jawab dari Kementerian Kesehatan," ucapnya.

Original Source

Topik Menarik